AyodyaKarta, kota istimewaku

Malem sobat! Gimana kabarnya hari ini? Baik baik sajakan? Malam ini Anak Jogja bakal bagi artikel tentang kota yang Anak Jogja paling cintai. Ya, tentu saja kota Yogyakarta ku yang indah ini.

           
Apakah sobat pernah terpikir apa sih arti kota Yogyakarta itu? Kok bisa dinamai kota Yogyakarta? Nah itu lah yang akan Anak Jogja kasih tau ke sobat-sobat semua.

Secara etimologis nama Yogyakarta terambil dari dua kata, yaitu Ayogya atau '''Ayodhya''' yang berarti "kedamaian" (atau tanpa perang, a "tidak", yogya merujuk pada yodya atau yudha, yang berarti "perang"), dan Karta yang berarti "baik". Ayodhya merupakan kota yang bersejarah di dalam epos Ramayana terjadi. Ayodya adalah kerajaan tempat Sri Rama dilahirkan. tapi kenapa sih harus yogyakarta? Berikut ini ceritanya.

Alkisah, Pangeran Mangkubumi, tatkala masih memimpin perang, dipandang mereka dengan penuh kekaguman. Apalagi, tatkala Mangkubumi berhasil menghimpun rakyat dari pantai utara untuk melawan Belanda. Ini bukan pekerjaan yang mudah. Kemampuan beliau menghimpun rakyat, dipandang para punggawa dan prajurit, bagaikan Sri Rama yang mengerahkan pasukan kera melawan bala tentara raksasa dari kerajaan Alengka. Oleh karena itu, Mangkubumi dijuluki seorang ahli perang. Namun, Mangkubumi juga dikenal sebagai seorang yang gemar bertapa dan bersemedi. Tujuannya, untuk merenungkan semua peristiwa dan mempertimbangkan tindakan yang tepat sebelum melakukannya. Dikisahkan selepas bersemedi, wajah Mangkubumi tampak bersinar. Bahkan, dari kedua matanya seakan–akan amemancarkan cahaya yang menyorot. Siapa pun yang dipandangnya bagai disentuh hatinya. Tidaklah mengherankan jika punggawa membayangkan bahwa Mangkubumi adalah jelmaan Dewa Wisnu.
            Dalam kisah ramayana, Dewa Wisnu menjelma menjadi Krishna yang berkerajaan di Dwarawati. Ia menjadi penasihat keluarga Pandawa yang memenangkan pertempuran besar, Bharatayudha. Menurut para punggawa, sebelum Dewa Wisnu menjelma menjadi Krishna, terlebih dahulu menjelma menjadi Sri Rama yang berkerajaan di Ayodya. Karena Mangkubumi yang sudah bergelar Sultan Hamengku Buwono I dipandang sebagai jelmaan Dewa Wisnu dalam wujud Sri Rama, maka orang orang menganggap pantaslah jika kerajaannya disebut Ayodya. Demikianlah, maka kerajaan itu disebut Ayodyakarta, yang kemudian disingkat menjadi Yodya. Yang kemudian seiring waktu dan kebiasaan warga setempat maka pengucapan dan penulisanya berubah menjadi Yogyakarta.

Gimana sobat? Menarik bukan? Ternyata nama yogyakartaa yang enak diucapkan itu memiliki sejarah yang panjang. Nah, terlebih lagi bagi kita yang merupakan warga asli kota Yogyakarta. Sudah sepatutnya bila kita wajib  tahu tentang sejarah kecil ini. Sekian dari anak jogja.


                                                                                                                         
First

EmoticonEmoticon

:)
:(
=(
^_^
:D
=D
=)D
|o|
@@,
;)
:-bd
:-d
:p
:ng